Bumi Dipasena Mulya – Dalam rangka mendukung upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC), Puskesmas Rawajitu Timur melaksanakan kegiatan penyuluhan TBC di Aula Kampung Bumi Dipasena Mulya pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Tulang Bawang Nomor 23 Tahun 2026 tentang Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kabupaten Tulang Bawang.
Kegiatan penyuluhan dihadiri oleh aparatur Kampung Bumi Dipasena Mulya, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), kader kesehatan, bidan desa, serta Tim Penggerak PKK. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai penyebab, gejala, cara penularan, pencegahan, hingga pentingnya pengobatan TBC secara tuntas sebagai langkah memutus rantai penyebaran penyakit di masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Kampung Bumi Dipasena Mulya yang diwakili oleh Sekretaris Kampung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Puskesmas Rawajitu Timur beserta seluruh peserta yang telah hadir mengikuti kegiatan penyuluhan.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kampung Bumi Dipasena Mulya berkomitmen mendukung program pemerintah dalam upaya penanggulangan TBC. Sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Bupati Tulang Bawang, Pemerintah Kampung telah menerbitkan Surat Keputusan Kepala Kampung Bumi Dipasena Mulya Nomor 22 Tahun 2026 tentang Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis Kampung Bumi Dipasena Mulya.
"Dengan telah dibentuknya Kader Desa Siaga Tuberkulosis, kami mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama menyosialisasikan informasi mengenai TBC. Kader kesehatan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat saat kegiatan Posyandu, Tim PKK melalui pertemuan Dasawisma di setiap RW, serta Pemerintah Kampung akan terus menyampaikan informasi dalam setiap musyawarah kampung maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya. Melalui kolaborasi ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan penanganan TBC semakin meningkat," ujarnya.
Sementara itu, petugas dari Puskesmas Rawajitu Timur menjelaskan bahwa Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang dapat disembuhkan apabila penderita menjalani pengobatan secara teratur hingga selesai. Masyarakat juga diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk selama dua minggu atau lebih, penurunan berat badan, demam berkepanjangan, maupun berkeringat pada malam hari.
Melalui kegiatan penyuluhan ini diharapkan seluruh peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga informasi mengenai pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan TBC dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah kampung, tenaga kesehatan, kader kesehatan, PKK, dan seluruh warga, Kampung Bumi Dipasena Mulya diharapkan mampu mewujudkan Desa Siaga Tuberkulosis serta mendukung tercapainya eliminasi TBC di Kabupaten Tulang Bawang.